Penyebab Keputihan pada Wanita dan Cara Mengobatinya
Keputihan Ketika Hamil 38 Minggu - Jarang sekali wanita yang tahu apa penyebab keputihan, hal ini disebabkan oleh minimnya informasi tentang keputihan. Kebanyakan wanita menganggap kalau keputihannya adalah hal wajar padahal tidak semua keputihan bersifat fisiologis atau normal. Sangat berbahaya bila wanita menyepelekan keputihan. Keputihan Ketika Hamil 38 Minggu
Baca juga
Manfaat buah apel untuk ibu hamil
9 gejalan diabetes
Puasa bagi ibu hamil
Penyubur kandungan herbal
Pencarian google
Keputihan sebenarnya merupakan hal yang normal dan wajar, namun tidak semua keputihan seperti itu. Hal itu dikarenakan keputihan yang normal dapat berubah menjadi keputihan abnormal atau bersifat patologis. Keputihan patologis inilah yang harus menjadi perhatian wanita dan harus segera ditangani secara khusus. Keputihan patologis sebaiknya segera diperiksakan ke dokter ahli sebab bila tidak segera ditangani oleh ahlinya bisa menjadi bertambah parah dan dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah. Keputihan Ketika Hamil 38 Minggu
Ciri Keputihan Tidak Normal
Keputihan Ketika Hamil 38 Minggu - Keputihan tidak normal inilah yang harus segera mendapatkan perawatan khusus. Berikut ini adalah ciri keputihan tidak wajar yang mesti diwaspadai dan pahami :
Artikel lainnya
9 cara memiliki jantung sehat
Obat stroke herbal
Khasiat kulit manggis
Pantangan penyakit asam urat
Peluang usaha
Berbau
Tanda-Tanda pertama dari keputihan yang tidak normal adalah memiliki aroma yang busuk. Aroma busuk ini muncul karena adanya bakteri yang menginfeksi bagian vagina perempuan sehingga mengakibatkan cairan vagina atau keputihan menjadi berbau busuk. Keputihan normal tak memiliki bau sama sekali.
Menimbulkan Rasa Gatal
Tanda selanjutnya dari keputihan yang bersifat patologis adalah adanya rasa gatal di area organ intim. Hal itu bisa jadi tanda bahwa kuman dan bakteri sudah ada di area vagina dan menimbulkan masalah di area vagina tersebut.
Artikel lainnya
Madu penyubur kandungan original
Penyebab seseorang menjadi mandul
Berwarna
Selain itu tanda-tanda keputihan lainnya adalah cairan vagina berwarna selain putih. Warna keputihan normal adalah bening dan tidak memiliki warna. Bila warna putih seperti susu maka hal tersebut masih termasuk normal. Anda perlu berhati-hati jika keputihan berwarna selain putih atau benih seperti kuning, hijau dan bahkan disertai dengan darah. Hal ini menunjukkan bahwa keputihan yang tengah anda alami bukanlah keputihan biasa.
Nyeri Jika Sedang Kencing
Tanda bahwa keputihan sudah tahap serius adalah adanya rasa nyeri saat buang air kecil. Hal itu sudah merupakan tanda bahwa bakteri dan kuman telah berada di bagian kandung kemih.
Terasa Panas di Sekitar Vagina
Cairan vagina atau keputihan yang tidak normal akan memberikan efek berupa rasa panas di area kemaluan Anda. Jika anda merasakan gejala ini, artinya bakteri dan kuman itulah yang menimbulkan rasa panas di sekitar vagina anda. Rasa panas ini juga merupakan tanda sudah terjadi peradangan di organ intim Anda.
PENYEBAB KEPUTIHAN SECARA UMUM
Setelah kita mengetahui apa saja gejala dari keputihan patologis. Sekarang Akan mengulas apa saja penyebab keputihan. Berikut ini adalah penyebab keputihan yang harus kita ketahui dan waspadai :
Kuman
Hal pertama yang menjadi penyebab keputihan adalah kuman. Kuman ini bisa muncul dari tangan yang kotor yang kemudian menyentuh organ intim dan juga air yang kotor. Kuman ini masuk ke dalam vagina dan menyebabkan keputihan tidak normal pada wanita.
Kelembaban
Banyak wanita yang langsung menggunakan celana dalam setelah pipis atau BAB tanpa dikeringkan terlebih dahulu. Celana yang basah dapat menimbulkan keputihan sebab kuman dan jamur berkembang lebih cepat ditempat lembabb kemudian mengakibatkan keputihan.
Jamur
Pertumbuhan jamur yang tidak dapat dikontrol dalam vagina juga menjadi penyebab keputihan yang sebaiknya diwapadai. Jamur biasanya akan mudah berkembangbiak di daerah yang lembab. Oleh sebab itu keringkanlah celana dalam anda ketika sehabis buang air besar maupun kecil.
Bakteri Bernama Vaginosis
Peyebab lainnya adalah bakteri jenis vaginosis. {Sayangnya sampai saat ini penyebab munculnya bakteri ini tidak diketahui oleh medis|Sampai saat ini belum ada keterangan medis yang mengetahui penyebab timbulnya bakteri ini. Bakteri ini mengganggu keseimbangan cairan sehingga orang yang diserang keputihan dapat mengakibatkan keluar cairan yang amat banyak dan tidak terkendali. Selama bakteri ini masih ada, jumlah cairan keputihan akan yang keluar akan terus meningkat bahkan wanita pun sampai kebingungan dalam menyikapi keputihannya. Celana akan gampang lembab karena bakteri ini dan anda mesti sering mengganti celana dalamnya.
Cara Mengatasi Keputihan Secara Alami
Untuk keputihan yang tidak normal dan juga keputihan yang bersifat patologis sebaiknya anda secepat mungkin konsultasi ke dokter spesialis. Karena jika tidak segera ditindak, keputihan tersebut bisa menjadi bertambah parah dan menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius seperti kanker serviks. Berikut ini adalah cara mengobati keputihan yang harus diketahui oleh para wanita :
Pengobatan Pribadi
Sebelum berkonsultasi ke dokter ada baiknya anda melakukan penanganan secara pribadi dulu, siapa tahu gejala dan keluhan dari keputihan menjadi berkurang. Ada beberapa tindakan yang bisa dikerjakan untuk menekan keputihan dan menyembuhkan keputihan. Berikut beberapa cara yang bisa anda lakukan di rumah :
Mengompres area vagina dan luar vagina dengan air dingin. Kompresan air dingin ini bisa berguna buat mengurangi rasa gatal dan mengurangi pembengkakan pada vagina yang meradang.
Minum yoghurt sebab di dalam yoghurt terkandung bakteri baik yang berguna buat menekan bakteri jahat di wilayah organ intim.
Krim anti jamur juga dapat anda gunakan jika keputihan yang anda keluhkan diakibatkan oleh jamur. Jamur ini menyebabkan rasa gatal di dalam maupun di luar daerah kemaluan. Anda bisa memperolehnya di apotik dan toko obat, banyak berbagai macam krim anti jamur yang beredar di pasar Indonesia.
Penggunaan pengaman bisa digunakan wanita sehabis melakukan pengobatan keputihan. Sayangnya wanita harus menunggu selama seminggu setelah mengobati keputihan tersebut dengan cara diri sendiri.
Daun Sirih
Air rebusan daun sirih. Air rebusan daun sirih berfungsi sebagai antiseptik sehingga bisa membasmi kuman dan bakteri yang tumbuh di dalam vagina. Caranya adalah :
Mengambil 5 lembar daun sirih.
Rebus daun sirih tadi menggunakan air sebanyak tiga gelas. Rebus hingga tersisa 2 gelas.
Dinginkan air rebusan sirih tersebut kemudian gunakanlah air rebusan itu untuk membasuh vagina atau membersihkan vagina selama 3 kali dalam sehari.
Selain itu meminum rebusan air daun sirih juga bisa bermanfaat buat menghilangkan keputihan.
Dan daun sirih juga ampuh mengatasi bau busuk pada organ kewanitaan.
Bawang Putih
Bawang putih selama ini sudah dikenal berbagai macam khasiatnya untuk kesehatan, bawang putih bermanfaat untuk antiseptik yang bisa digunakan buat menekan berbagai macam infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Cara mengobati keputihan dengan bawang putih adalah menyiapkan satu siung bawang putih kemudian dipotong menjadi dua bagian. Letakkanlah potongan bawang putih itu di atas vagina anda dan didiamkan selama semalaman.
Periksa ke Dokter
Jika sakit keputihan semakin parah sebaiknya anda secepatnya konsultasi ke dokter ahli dan minta pendapatnya. Dokter yang biasa menyembuhkan keputihan adalah dokter spesialis kulit dan kelamin. Dokter akan mengambil sampel cairan keputihan anda kemudian memeriksanaya di laboratorium. Dokter akan memberikan beberapa macam obat yang bisa digunakan untuk mengatasi keputihan seperti krim antiseptik yang biasa digunakan buat membunuh kuman dan bakteri serta beberapa obat lainnya.
Itulah hal-hal yang bisa menyebabkan keputihan dan cara mengobati keputihan. Jika keputihan tidak kunjung sembuh jangan pernah malu untuk mengunjungi dokter, apalah arti rasa malu jika itu demi kesehatan anda. Memang orang timur merasa malu jika harus mengkonsultasikan organ intimnya kepada orang lain terutama ke dokter khusus kulit dan kelamin. Agar keputihan tidak semakin bertambah parah dan sulit untuk diobati sebaiknya wanita yang memiliki keluhan dengan keputihannya segera melakukan konsultasi, penanganan dini lebih efektif untuk menyembuhkan keputihan dibandingkan penanganan yang sudah terlambat. Bagi yang memiliki keputihan normal sebaiknya menghindari berbagai penyebab keputihan.