Penyebab Keputihan pada Wanita dan Cara Mengobatinya
Keputihan Saat Hamil 2 Bulan - Masih banyak wanita yang belum tahu penyebab keputihan, hal ini disebabkan karena kurangnya informasi tentang keputihan. Banyak wanita yang menganggap jika keputihannya merupakan hal wajar padahal tidak semua keputihan bersifat fisiologis atau normal. Anggapan wanita inilah yang sering menyepelekan keputihan. Keputihan Saat Hamil 2 Bulan
Baca juga
Manfaat buah apel untuk ibu hamil
9 gejalan diabetes
Puasa bagi ibu hamil
Penyubur kandungan herbal
Pencarian google
Keputihan sebenarnya merupakan hal yang normal dan wajar, namun tidak semua keputihan seperti itu. Karena keputihan yang normal bisa menjadi keputihan abnormal atau bersifat patologis. Keputihan yang patologis inilah yang mesti menjadi perhatian perempuan dan harus segera mendapatkan penanganan khusus. Keputihan patologis sebaiknya ditangani oleh dokter sebab jika tak segera ditangani oleh ahlinya keputihan menjadi bertambah parah dan dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah. Keputihan Saat Hamil 2 Bulan
Tanda Keputihan Tidak Normal
Keputihan Saat Hamil 2 Bulan - Keputihan tidak normal inilah yang harus diwaspadai. Berikut ini adalah tanda keputihan tak normal yang harus anda diwaspadai dan ketahui :
Artikel lainnya
9 cara memiliki jantung sehat
Obat stroke herbal
Khasiat kulit manggis
Pantangan penyakit asam urat
Peluang usaha
Berbau Busuk
Ciri pertama dari keputihan yang tidak normal adalah mengeluarkan aroma yang busuk. Aroma yang tak sedak ini disebabkan oleh adanya kuman yang telah mampu menginfeksi bagian intim perempuan hingga menyebabkan keputihan menjadi berbau busuk. Keputihan yang normal tak memiliki bau sama sekali.
Berasa Gatal
Ciri lainnya keputihan yang abnormal adalah adanya rasa gatal di area kemaluan wanita. Hal itu artinya kuman dan bakteri sudah menginfeksi.
Artikel lainnya
Madu penyubur kandungan original
Penyebab seseorang menjadi mandul
Berwarna
Selain itu ciri keputihan lainnya adalah cairan vagina berwarna selain putih. Keputihan normal berwarna tidak memiliki warna atau bening. Jika warna putih seperti susu maka hal tersebut masih dianggap normal. Anda harus waspada bila lendir keputihan memiliki warna seperti hijau, kuning dan bahkan disertai dengan darah. Hal itu menandakan bahwa keputihan yang sedang anda alami bukanlah keputihan biasa.
Sakit Waktu Buang Air Besar
Hal yang menjadi tanda ketika keputihan sudah dalam tahap serius adalah dia akan menimbulkan keluhan berupa nyeri ketika digunakan untuk berkemih. Hal itu sudah merupakan tanda bahwa bakteri dan kuman telah berada di bagian kandung kemih.
Terasa Panas di Sekitar Vagina
Cairan vagina atau keputihan yang tidak sehat akan memberikan efek berupa rasa panas di dalam vagina Anda. Kalau anda merasakan gejala ini, artinya bakteri dan kuman itulah yang menyebabkan rasa panas di sekitar organ intim anda. Rasa panas juga menandakan telah terjadi radang di organ intim Anda.
PENYEBAB KEPUTIHAN SECARA UMUM
Kita sudah mengetahui apa saja ciri dari keputihan patologis. Sekarang Akan membahas apa saja penyebab keputihan. Berikut ini adalah penyebab keputihan yang harus kita ketahui dan harus di waspadai :
Kuman
Penyebab pertama yang sering menjadi penyebab keputihan adalah kuman. Kuman ini dapat berasal dari tangan yang kotor kemudian menyentuh kemaluan dan juga air yang kotor. Kuman ini kemudian masuk ke dalam kemaluan dan mengakibatkan keputihan yang tidak normal pada wanita.
Kelembaban
Kebiasaan menggunakan lansung celana dalamnya setelah pipis atau buang air besar tanpa mengeringkannya terlebih dahulu. Celana yang basah dapat menimbulkan keputihan dikarenakan kuman dan jamur berkembang lebih cepat ditempat lembabb dan selanjutnya menyebabkan keputihan.
Jamur
Perkembangan jamur yang tidak bisa dikendalikan dalam vagina juga menjadi penyebab keputihan yang sebaiknya diwapadai. Jamur itu biasanya mudah berkembang di tempat yang lembab. Oleh sebab itu keringkan celana dalam anda ketika sehabis buang air besar maupun kecil.
Bakteri Vaginosis
Peyebab keputihan lainnya adalah bakteri vaginosis. {Sayangnya sampai saat ini penyebab munculnya bakteri ini tidak diketahui oleh medis|Sampai saat ini belum ada keterangan medis yang mengetahui penyebab timbulnya bakteri Vaginosis. Bakteri ini sebagai pengganggu keseimbangan cairan sehingga pada orang yang menderita keputihan bisa mengakibatkan keluar cairan yang amat sangat banyak dan tak terkendali. Selama bakteri ini masih ada, peningkatan jumlah cairan akan terjadi terus menerus bahkan wanita pun sampai kebingungan dalam menyikapi keputihannya. Celana akan mudah lembab dikarenakan bakteri ini dan anda harus sering mengganti celana dalamnya.
Cara Mengatasi Keputihan Secara Alami
Untuk keputihan yang tidak normal dan juga keputihan yang sifatnya patologis sebaiknya secepat mungkin konsultasi ke dokter spesialis. Karena kalau tidak segera dirawat khusus, keputihan tersebut akan menjadi bertambah parah dan mengakibatkan masalah kesehatan yang lebih serius seperti kanker serviks. Berikut ini adalah cara mengatasi keputihan yang harus anda ketahui :
Pengobatan Pribadi
Jika anda belum sempat periksa ke dokter sebaiknya anda melakukan penanganan secara pribadi dulu, siapa tahu gejala dan keluhan dari keputihan menjadi berkurang. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meringankan keluhan keputihan dan menghilangkan keputihan. Berikut beberapa cara yang bisa anda kerjakan di rumah :
Mengompres area organ intim dan luar vagina menggunakan air dingin. Kompresan air dingin ini bisa berfungsi buat menekan rasa gatal dan menyembuhkan pembengkakan pada vagina yang meradang.
Minum yoghurt karena yoghurt memiliki kandungan bakteri baik yang bermanfaat untuk membasmi bakteri jahat disekitar organ intim.
Krim anti jamur juga boleh anda gunakan bila keputihan yang anda keluhkan ditimbulkan oleh jamur. Jamur ini menimbulkan rasa gatal di dalam ataupun di luar daerah kemaluan. Anda bisa memperolehnya di apotek, banyak berbagai macam krim anti jamur yang beredar di pasar Indonesia.
Penggunaan pengaman bisa digunakan wanita sehabis melakukan pengobatan keputihan. Sayangnya wanita harus menunggu selama seminggu setelah mengobati keputihan tersebut dengan cara diri sendiri.
Daun Sirih
Wanita yang sedang mengalami keputihan bisa mencoba cara alami untuk menghilangkan keputihannya yaitu dengan menggunakan air rebusan daun sirih. Rebusan air daun sirih memiliki sifat antiseptik sehingga dapat membasmi kuman dan bakteri yang tumbuh atau berkembang di dalam vagina. Caranya adalah :
Mengambil daun sirih 5 lembar.
Rebus daun sirih tadi dengan 3 gelas air. Rebus hingga air tersisa dua gelas.
Dinginkan rebusan air sirih tersebut kemudian pakailah air rebusan itu untuk membasuh vagina atau membersihkan vagina selama 3 kali dalam sehari.
Meminum air rebusan daun sirih juga bisa digunakan buat mengatasi keputihan.
Dan daun sirih juga dapat menghilangkan aroma busuk pada organ kewanitaan.
Bawang Putih
Bawang putih bukanlah benda asing bagi sebagian besar orang, bawang putih berguna untuk antiseptik yang bisa digunakan buat menekan berbagai macam infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Cara mengobati keputihan dengan bawang putih adalah menyiapkan satu siung bawang putih kemudian dipotong menjadi dua bagian. Letakkanlah potongan bawang putih itu di atas vagina anda dan didiamkan selama semalaman.
Periksa ke Dokter
Jika keputihan bertambah parah sebaiknya anda segera konsultasi ke dokter spesialis dan minta pendapatnya. Dokter yang biasa menyembuhkan keputihan adalah dokter spesialis kulit dan kelamin. Dokter akan mengambil sampel cairan keputihan anda kemudian memeriksanaya di laboratorium. Dokter akan memberikan beberapa macam obat yang bisa digunakan buat meringankan keputihan seperti krim antiseptik yang bisa digunakan buat membunuh kuman dan bakteri serta beberapa obat lainnya.
Itulah hal-hal yang bisa menyebabkan keputihan dan cara mengobati keputihan. Jika keputihan tidak kunjung sembuh jangan pernah malu untuk mengunjungi dokter, apalah arti rasa malu jika itu demi kesehatan anda. Memang orang timur merasa malu jika harus mengkonsultasikan organ intimnya kepada orang lain terutama ke dokter khusus kulit dan kelamin. Agar keputihan tidak semakin bertambah parah dan sulit untuk diobati sebaiknya wanita yang memiliki keluhan dengan keputihannya segera melakukan konsultasi, penanganan dini lebih efektif untuk menyembuhkan keputihan dibandingkan penanganan yang sudah terlambat. Bagi yang memiliki keputihan normal sebaiknya menghindari berbagai penyebab keputihan.